cast :
ss501 : kim hyun joong,heo young saeng,kim kyu jong,park jung min,kim hyung jun
kara :park gyuri,han seung yeon,goo hara,jung nicole,kang ji young

recomendation :kalo bisa dengerin wings of the world,ruz kalo bagian akhir2 di part 1 ini dengerin lagu only one day/haruman

catatan : kalo ada salah tulis,atau salah apapun mohon di maafkan,ini ff pertama….

story:

Banyak orang yang mengatakan semakin seseorang saling mengenal, maka makin mudah pula mereka saling menyayangi. Dan semakin keras usaha yang dilakukan seseorng untuk meraih impian mereka, maka semakin dekat pula impian itu dengan tangan mereka, juga semakin mudah untuk meraih dan menggenggamnya. Meski hidup terkadang tak semudah kata-kata yang banyak orang ucapkan. Namun bagi KIM HYUN JOONG(6),HEO YOUNG SAENG(5),KIM KYU JONG(5),PARK JUNG MIN(5),DAN KIM HYUNG JUN(4) yang tinggal di suatu panti asuhan sejak mereka bayi, hingga kini berusia 4-6 tahun, impian dan kasih sayang punya arti besar dalam hidup mereka.

Hari terakhir di bulan juli itu,malam penuh ditaburi bintang,letak panti asuhan mereka yang juga terletak di dekat kaki bukit membuat tempat itu selalu terlihat indah. Kang Shun Hwa seorang ibu panti asuhan yang merawat ke lima anak ini, mengajak kelima anaknya ke pekarangan belakan panti asuhan, “keluarlah anak-anak, bukan kah malam ini begitu indah” ucap shun hwa. Ketika ia mengatakan itu young saeng dan jung min yang sedang berada di samping nya menarik tangan sang ibu dan ikut keluar bersamanya. Tak lama kemudian Hyun joong dan kyu jong juga mulai mengikuti dengan langkah kecil.
Merasa ditinggal Hyung jun yang merupakan anak paling kecil di panti asuhan itu, begitu bersemangat berlari keluar,saking semangat nya jun kecil terjatuh BUUUUKKKK’,matanya mulai berkaca-kaca,air matapun mulai menetes di pipinya “aaa,,,,hikz,,hikz,,,”

Mendengar tangis adiknya, Kyu jong & Hyun Joong bergegas berlari menuju tempat sang adik terjatuh. Begitu menemukan hyung jun, Kyu kecil langsung memeluknya dengan raut wajah yang begitu khawatir “ hyung jun…!!! ” Kyu Jong mnghapus air mata hyung jun “Sudah..jangan menangis..kaki mu tidak terluka kok.”

Hyung jun berusaha menghentikan tangis nya, namun matanya masih berkaca-kaca.
Berbeda dengan Kyu Jong ,Hyun Joong hanya diam dengan ekspresi tenang “Usia mu sudah 4 tahun,bulan agustus nanti jadi 5 tahun, kalau hobi mu masih merengek seperti itu terus, saat masuk sekolah nanti kau hanya akan jadi bahan ejekan teman-teman mu” ucap hyun joong. Ia lalu pergi menyusul ibu, dan kedua adik nya yang sudah dulu keluar.

Wajah kecil jun yang tadi sudah sedikit tenang mulai dibanjiri oleh air mata lagi “hikz,,,hikz,,,hikz,,,” matanya menatap polos ke arah kyu jong.

“dia mengatakan itu karena dia menyangi mu,dia hanya ingin kau tidak menangis, ” kyu menarik tangan hyung jun “ayo kita keluar..kita lihat bintang,bukankah kau suka bintang?” Tanya kyu diwarnai senyuman kecil. Hyung jun menghentikan langkah nya “ Kyu jong hyung” ucap jun pelan . Kyu jong kembali tersenyum “iya”

Hyung jun tersenyum kecil “ Dari semua kakak ku,kau adalah kakak yang paling ku sayangi”
Kyu kecil terdiam mendengar ucapan adiknya,kali ini air mata berbalik membasahi pipinya, tapi ia tetap tersenyum meski ia menangis,ia menangis karena ia bahagia…ia memeluk kembali adiknya “aku…juga sangat menyayangi mu,,hyung jun ”

Tanpa mereka sadari sang ibu shun hwa berdiri memperhatikan kedua anak asuh nya itu.[mind] ”Rasanya aku ingin menangis melihat mereka berdua,tapi…sebagai seorang ibu,meski bukan ibu yang melahirkan mereka…aku sagat menyayangi mereka,dan akan memberikan yang terbaik,agar mereka menjadi anak-anak yang hebat suatu hari nanti,meski nantinya mereka harus terpisah satu sama lain”
Shun hwa menghampiri kyu jong dan hyung jun “hyung jun….hyun joong bilang kau terjatuh,apa kau baik-baik saja ,sayang”

Kyu & hyung jun kaget dengan kehadiran ibu mereka.

Hyung jun : [tersenyum lebar ]hihi..aku baik-baik saja ibu,kyu jong hyung sudah mengobati ku

Shun hwa : [bingung] mengobati mu??? Dengan apa???

Hyung jun : [dengan wajah polos]MAGIC….HUAAAA ^^

Shun hwa :[ tersenyum,,, ]

Hyung jun : [bersemangat] ibu….aku mau lihat bintang !!!!

Shun hwa : pergilah keluar dengan kyu jong , kakak-kakak mu yang lain sudah menunggu,ibu mau ambil kue untuk kalian

Kyu jong : [menarik tangan hyung jun] ayo cepat,,,nanti bintang nya pergi !!!

Mereka berdua berlari keluar. “young saeng hyung,hyun joong hyung,jung min hyung….katanya kita akan di bawakan kue….” teriak hyung jun sambil berlari. Ia lalu duduk di samping young saeng bersama dengan kyu jong.

“kau ini cerewet sekali, lebih baik makan wortel daripada kue”ucap jung min

“kau itu kuda…jelas saja lebih suka wortel di banding kue”ucap hyun joong

Young saeng kecil berucap polos “tapi …. Waktu itu aku lihat jung min memakan kue dengan lahap…sampai-sampai toples kue di dapur kosong”

Jung min kecil menggaet leher young saeng “ah…dia bercanda,,,aku tidak mungkin memakan kue sebanyak itu…iya kaaaannn???”ucap jung min dengan mata mengancam.

“tidak..aku tidak bohong”jawab young saeng

Sedang asik mereka berkelahi,ibu shun hwa datang “apa yang sedang kalian lakukan anak-anak?”
“jung min hyung mencekik young saeng hyung” adu hyung jun

“kau ini …uhhhh” ujar jung min kesal

“sudah..sudah…kalian mau kue ini tidak??” ujar ibu shun hwa seraya memberikan satu piring kue cookies yang masih hangat

Semua mengambil kue itu satu persatu,ketika jung min hendak mengambilnya juga,hyung jun kembali bicara “kau bilang tadi tidak mau makan kue”…hyung jun menarik piring kue tersebut. Jung min mulai cemberut,hyung jun tertawa “ini wortel mu…emut lagi sampai habis”

“kau benar hyung jun,sini letakkan kue nya di samping ku,,,agar jung min tidak mengambilnya” ujar hyun joong “weeeee :p”

Jung min menggerutu sendiri,sampai akhirnya, kyu jong mencolek pundaknya “jung min ..”Jung min tak peduli dan tetap mengemut wortelnya,…kyu jong membagi kue miliknya menjadi dua bagian,dan menyodorkan nya pada jung min “ini untuk mu”

Jung min terpaku menatap kyu jong. “ayo ambil,tidak akan ada yang marah kalau aku memberikan ini pada mu”kyu tersenyum. Jung min mengambil kue itu dan memakannya buru-buru agar tidak diketahui yang lain.

Suasana mulai hening,kelima pangeran-pangeran kecil itu nampaknya sudah mulai mengantuk. Ke limanya merebahkan tubuh mereka di rumput serta menyandarkan kepala ke pangkuan ibu shun hwa.Tapi young saeng membuka suatu pembicaraan “ibu…apa kau tau apa rahasia di balik keindahan bintang yang sedang kita lihat malam ini”

Mendengar pertanyaan young saeng…ibu shun hwa tersenyum…ia mulai bebicara perlahan “kalian tau bentuk bintang???[bentuk bintang awam yang biasa di gambar anak kecil ya]sebenarnya..bintang itu terdiri dari satu bangun segi lima beraturan..dan lima buah segitiga,kalian masih ingat yang ibu ajarkan tentang bentuk-bentuk bangun kan???

“aku masih mengingatnya dengan baik”jawab young saeng,keempat yang lainnya pun mengangguk . Kyu jong bertanya”lalu apa yang istimewa dari segi lima beraturan dan lima buah segitiga?”

Ibu shun hwa melanjutkan ceritanya “Sebuah bintang menjadi indah, karena segi lima beraturan dapat menyatukan lima buah segitiga dengan sangat sempurna,tanpa cela sedikitpun.karena jika salah satu saja dari lima segitiga tidak berhasil menyatu,maka bintang itu akan menjadi sesuatu yang cacat.Sama seperti kalian…hyun joong adalah segitiga yang pertama,young saeng segitiga yang ke-2,kyu jong yang ke-3,jung min yang ke-4,dan hyung jun adalah yang ke-5,jika kalian bersatu,,kalaian akan menjadi bintang yang terang”

“lalu siapa yang menjadi segi lima beraturan?apakah itu ibu?”Tanya hyun joong

“bukan….sekarang kalian pegang dada kalian masing-masing”perintah ibu shun hwa pelan. Hyun joong,young saeng,kyu jong,jung min ,dan hyung jun memegang dada mereka masing-masing “didalam sana lah terdapat segi lima beraturan,dimana pun kalian berada nantinya..segi lima beraturan itu,akan mengikat kalian.”

“apakah itu semacam ikatan sebuah keluarga? Jika aku adalah seorang ibu,lalu hyun joong hyung seorang ayah,kyu jong hyung seorang kakak laki-laki, dan young saeng hyung seorang kakak wanita,semacam itu kah?”Tanya jung min

“tunggu!!aku jadi apa??” Tanya hyung jun polos

Jung min & Hyun joong menjawab bersamaan “Hewan peliharaan,hahahhahahhaha” *lelucon dikutip langsung dari kata2 mereka sungguhan,hehehehe*

Hyung jun terdiam dengan ekspresi kecewa. Tapi jung min & Hyun joong langsung merangkul pundaknya “tentu saja kau ini adik laki-laki paling kecil” ucap hyun joong.

“ini sudah malam…pergi lah tidur,karena ibu juga harus pulang”ujar ibu shun hwa.

“baikkkk,besok datang lagi ya buu” ucap kelimanya bersamaan

*5*0*1*

*6 TAHUN KEMUDIAN*
14 tahun yang lalu saat panti asuhan pertama kali berdiri, jumlah anak yang ada di tempat ini mencapai lebih dari 20 orang,namun telah banyak anak yang teradopsi,hingga 6 tahun yang lalu haya tersisa 5 orang anak saja,hingga kini mereka berlima masih tinggal di panti asuhan yang sama,hal ini bukan disebabkan oleh tidak adanya yang berminat mengadopsi kelima anak ini,namun kelimanya kompak menjadi anak yang super nakal setiap ada orang tua asuh yang hendak mengadopsi mereka.

Namun sesuatu yang buruk pun terjadi,2 hari yang lalu suami dari ibu shun hwa baru saja meninggal dunia,ibu shun hwa menjual rumahnya dan memutuskan untuk tinggal di panti asuhan bersama seorang anak wanita nya bernama kang ji young(8) juga menonaktifkan orang-orang yang bekerja di panti asuhan tersebut sebelum nya. Dengan kata lain skarang ibu shun hwa mengurus panti asuhan,kelima anak asuh nya,serta ji young sendiri. Ji young sudah beberapa kali main ke panti tersebut,ia juga sudah cukup dekat dengan kelima anak panti yang tersisa, namun ini hari pertamanya tinggal menetap di panti asuhan tersebut.

Ji young termenung sendiri menatap kolam kecil di halaman depan panti asuhan,ia masih sedikit terpukul dengan kematian ayah nya. Melihat hal tersebut,young saeng yang kebetulan ada di dekat sana mencoba menghampirinya “ji young dongsaeng”

Ji young menatap lemas kea rah young saeng “oppa…”

“kenapa tidak bermain dengan yang lain seperti biasanya,bukankanh kita sudah sering bermain bersama”ucap young saeng halus.

Ji young mulai menangis “sekarang…aku..tidak punya ayah..oppa”

“aku…tidak punya ayah sejak aku dilahirkan,aku tidak pernah meliat wajah ayah dan ibuku”jawab young saeng pelan

Ji young terdiam, ia menghapus air matanya “tapi kenapa oppa masih terlihat bahagia-bahagia saja?” Tanya ji young

“karena aku punya seorang ibu yang cantik, satu orang kakak yang cerewet,3 orang adik laki-laki yang tampan, dan seorang adik perempuan yang sedang bersedih ” jawab young saeng disertai senyuman. “kalau kau perlu seorang ayah,aku akan berusaha yang terbaik untuk menjadi ayah mu,aku akan menjaga mu dan menyayangi mu”

Ji young merasa malu,ia tersenyum “gomawo oppa,”

*5*0*1*

Tidak lebih dari satu tahun setelah kematian suami ibu shun hwa,seorang kakek kaya raya datang ke panti itu. Kakek itu tidak memiliki keturunan,wajahnya begitu ramah dan penyanyang,ia ingin sekali memiliki seorang cucu,namun karena kedua anaknya meninggal dalam suatu kecelakaan,ia gagal mewujudkan hal tersebut,karena itu ia berniat mengadopsi seorang anak laki-laki sebelum terbang ke Australia 2 minggu setelah itu. Ketika sedang melihat-lihat keadaan,tanpa disengaja ia melihat hyun joong,kyu jong,young saeng,jung min,hyung jun,dan ji young yang sedang bermain bersama,kakaek itu tertarik terhadap satu sosok “siapa nama anak itu”Tanya nya pada ibu shun hwa

Ibu shun hwa melihat ke arah yang dimaksud “dia..hyung jun,kim hyung jun namanya,dia anak terkecil di panti asuhan ini”

“bisakah aku mengadopsi nya??” ujar kakek itu

Ibu shun hwa berpikir sesaat “bukan saya lancang tuan…tapi,mereka sudah lebih dari sepuluh tahun besama,saya hanya tidak yakin kalau anak-anak mau dipisahkan”

Ibu shun hwa memanggil hyung jun ke dalam kamar, dengan ditemani anak wanitanya ji young yg duduk disamping nya, wajahnya sedikit ragu,namun ia menceritakan semua nya kepada hyung jun, mendengar hal tersebut, beberapa hal yang baru saja dibicarakan oleh jun dan 4 hyung nya terlintas dipikiran jun.
*FLASH BACK…..LAST NIGHT*

“sekarang keadaan ibu sedang sulit”ucap hyun joong,ia menghela nafas lalu melanjutkan kata-katanya “semakin hari semakin sulit,tapi kerena ia begitu menyayangi kita…ia berusaha untuk tidak mengatakannya”

“lalu,apa hubungannya dengan kita? “Tanya jung min

“Bodoh!!” kata hyun joong sedikit emosi “tentu saja ini berhubungan dengan kita, sadarlah kalau bukan karena kita..mungkin panti asuhan ini sudah ditutup,ibu bisa tinggal nyaman berdua dengan ji young. Tapi ibu tidak mau melepas kita,karena ia menyayangi kita. Jika kita menunggu ibu mencari orang tua asuh untuk kita, sampai kita mati pun ibu tadak akan melakukannya, karena itu mulai detik ini kita lah yang harus sadar”

“hyung,aq masih tidak mengerti” ucap hyung jun

Young saeng mencoba untuk bicara “ Selama ini, untuk dapat selalu bersama, kita selalu bersikap nakal setiap ada yang mau mengadopsi kita,kalau seperti itu terus selama nya ibu akan terus terbebani oleh kita “

Kyu jong merasa begitu lemas ketika ia mulai menagkap maksud kata-kata young saeng dan hyun joong “apakah itu berarti… kita harus siap … untuk hidup terpisah? Kita tidak boleh menolak,atau pun melawan jika ada orang tua asuh yang akan mengadopsi kita?..benarkah seperti itu maksudnya?”

Kyu jong,Jung min dan hyung jun menatap ke arah young saeng dan hyung joong. Hyung joong memberikn isyarat bahwa kata-kata kyu jong benar adanya,ia memanggut kan kpalanya.sedang kan young saeng hanya menunduk.

Jung min yang awalnya sedih,berusaha merubah suasana “hahhaahha,kalian ingat kan kata-kat ibu waktu kita kecil, di dalam sini[memegang dadanya]terdapat segi lima beraturan,dimana pun kita berada nantinya..segi lima beraturan itu,akan mengikat kita. Ayo tersenyum lah… berpisah bukan sesuatu yang buruk hhahhahahaah lagi pula aku bosan kalau harus seumur hidup bersama dengan kalian,hahaha” Jung min berjalan pergi ,ia tertawa sepanjang ia berjalan. Tapi…ia mulai menangis saaat telah berjarak cukup jauh dari saudara-saudaranya,ya…kata-kata yang ia ucapkan,hanya untuk menghibur dirinya sendiri, menghibur dirinya yang sebetulnya begitu terpukul.

*END FLASHBACK*

Hyung jun mulai meneteskan air mata…”hikz,,hikz,,hik,,,”

Ibu shun hwa memegang kedua tangan jun,matanya pun mulai basah “kau bisa menolaknya anak ku,ibu tidak akan memaksa mu jika kau tidak mengingikannya, tolak lah jika itu yang kau inginkan… ibu tidak akan marah, ibu akan tetap menjagamu disini”

Hyun joong bersama kyu,young saeng,jung min, seperti membeku di depan pintu kamar ketika tau,bahwa mungkin,,orang pertama yang akan pergi adalah hyung jun, manknae mereka,wajah keempatnya berubah pucat.

Jun yang masih menangis,ia mengalihkan pandangan kepada keempat hyung nya,menatap wajah mereka satu persatu. Lalu kembali menatap wajah ibu shun hwa sambil manghapus air matanya “tidak.. ibu..aku tidak akan menolaknya..aku..bersedia untuk diadopsi..aku..tidak..me.nolaknya”

Ibu shun hwa amat terkejut dengan jawaban hyung jun,dan mencoba membujuk jun “tapi tuan itu akan membawa mu ke rumahnya hari ini juga lalu membawa mu keluar negeri 2 minggu lagi anakku,ibu sudah katakan…kau bisa menolaknya jika kau mau..kau bias menolaknya” ia menggenggam erat tangan jun

Hyung jun tersenyum kecil seraya menghapus air mata ibunya “Ibu..terima kasih banyak atas semuanya, jangan menghawatirkan aku… suatu saat aku akan kembali untuk menemui ibu dan kakak-kakak ku dan aku..pasti akan baik-baik saja”

Kyu jong tak dapat menahan kesedihannya. Begitu pula dengan jung min, kyu jong menangis di tempat itu, young saeng merangkul pundaknya “ hyung jun bahkan berhenti menangis,kau juga tidak boleh menangis,jangan membuatnya keadaan nya menjadi semakin sulit” young saeng menahan dii untuk tidak menagis,meski berkali-kali ia mengambil nafas dalam-dalam.

Sedangkan Jung min langsung berlari menuju tempat lain untuk menangis.[mind]”siapa lagi yang dapat ku kerjai hingga menangis??siapa yang dapat aku ajak berkelahi ??siapa yang akan ku curi susu nya setiap pagi??kenapa hari semacam ini harus datang…aku benci hari ini,,aku benci sekali”

Seberapa pun dicoba tegar,hyung jun memang cengeng.ia kembali menangis saat memeluk ibu shun hwa.

Hyun joong berjalan gontai kearah adik terkecilnya dan ibu shun hwa,saat tepat berada di samping jun… hyun joong megusap-usap kepala hyung jun. hyung jun menatap kakak tertuanya itu “kalau kau kembali suatu hari nanti,aku ingin melihat mu jadi lebih dewasa” ucap hyun joong tenang.

Siang itu juga hyung jun pergi bersama kakek kaya raya itu,semua menemaninya sebelum pergi,kyu jong yang paling terlihat berat melepaskannya, Ji young menagis hingga sesak, young saeng dan hyun joong berusaha untuk tetap tegar, sadangkan jung min hanya berani melihat dari jauh dengan terus menangis… “anyeonghikaseyo,dongsaeng … to bweibgessemnida” *sorry kalo salah tulis*

Tapi kita semua tau…hati yang paling sakit adalah hati ibu shun hwa.

Suatu perpisahan yang mereka sudah duga sebelumnya benar-benar terjadi,hyung jun bukanlah satu-satunya orang yang pergi. 3 minggu setelah kepergian jun, seorang wanita dan suaminya serta 1 anak wanita berusia sekitar 6 tahun mengadopsi kyu jong,mereka berniat tinggal di sebuah desa bersama. Sesuai pejanjian, kyu jong tidak kuasa menolak untuk diadopsi,sama seperti hyung jun. “Aku sangat menyayangi kalian semua, kalau kita berkumpul lagi suatu saat nanti, aku akan memeluk kalian satu persatu” kyu pergi denagn kepala tertunduk dan air mata

Bulan berikutnya giliran si kakak tertua,hyun joong yang diadopsi seorang wanita setengah baya yang tidak punya suami,namun wanita ini perlu seorang keturunan ,meski tidak kandung,berbeda dengan kyu jong dan hyung jun.. hyun joong terlihat kurang menyukai wanita yang akan menjadi ibunya. Tapi karena mereka sudah saling berjanji kepada dirinya dan para dongsaeng nya,hyun joong tidak punya alasan untuk menolak di adopsi. Hyun joong mengatakan sesuatu pada ibu shun hwa sebelum ia pergi. Tanpa menatap wajah siapun ia berkata “Aku akan menjadi orang pertama yang bertemu dengan ibu lagi nanti, aku akan membawa adik-adik ku kembali,….ibu bisa pegang janji ku”

Baberapa hari kemudian, Jung min lah yang diadopsi, ia diadopsi oleh seorang pria yang istrinya telah meninggal, pria ini akan membawa jung min ke luar kota untuk bekerja selama 2 tahun,namun ia berjanji kepada jung min bahwa mereka berdua akan kembali ke kota ini setelah dua tahun dan ia tidak akan melarang jika sesekali jung min ingin main ke panti asuhan ini. Jung min merasa tawaran bapak yang satu ini tidak terlalu buruk,ia pun tidak menolak diadopsi. Ketika ia pergi, ia tersenyum “ibu jangan lupa selalu menyediakan wortel ya…karena aku pasti akan menemui mu lagi,aku akan menjambak rambut hyung jun jika bertemu dia lagi nanti, aku akan memeluk kyu jong,akan melempar hyun joong dengan kue cookies, aku akan mencubit pipi young saeng sampai merah,aku akan mencium pipi ji young, Dan ibu harus berjanji untuk tidak menangis saat melihatnya,hahahahah aku pergi,jangan rindukan aku”

*5*0*1*
2 November
Tempat itu mulai terasa sepi, ji young terdiam sendiri di sebuah ayunan,seperti biasa..young saeng menghampirinya,ia duduk di ayunan sebelah ayunan ji young “apa kau merasa kesepian,oppa?” Tanya ji young “mereka pergi satu-persatu…sebuah keluaga yang kau katakana saat ayah ku meninggal,sebuah keluarga yang kita dambakan,,sekarang rasanya hanya seperti mimpi, mungkin besok,2 hari lagi,satu minggu lagi,atau satu bulan lagi,,,kau juga akan di adopsi orang,aku akan menjadi anak tunggal lagi,tanpa ayah,dan tanpa kakak”ujar ji young pelan
Young saeng terdian sejenak “kau benar” jawab nya pelan “tapi….”young saeng menghentikan kata-katanya.

Ji young menatap ke arah young saeng “tapi apa?”

Young saeng mengela nafas nya “Tapi kami bersedia untuk dipisahkan…karena kami percaya takdir akan menyatukan kami kembali,dan aku…ingin kau juga mempercayai hal itu… ji young” young saeng mengambil sesuatu dari sakunya,sebuah benda berbentuk peti kecil, hanya sebesar telapak tangan, lalu menyerahkannya pada ji young.

Ji young mengambil benda itu “oppa..ini apa??”

“itu peti harta karun mini, aku menuliskan sesuatu untuk mu disana, tapi untuk mengetahui isiny,kau harus tau kode nya, kode itu terdiri dari 4 huruf kau tinggal putar-putar,untuk merubah-rubah hurufnya, selamat mencoba ya ji young” young saeng tersenyum..dan berniat pergi. Baru satapak ia berjalan,langkahnya terhenti,tapi posoisinya tetap membelakangi ji young “oh iya,,aku lupa bilang padamu, sudah ada orang yang akan mengadopsi ku,besok..aku akan pergi pagi-pagi sekali”
Ji young tersentak,[mind]”t…tidak mungkin,jadi ini benar-benar terjadi”

“aku ingin minta sesuatu”ujar young saeng.

“apa?” Tanya ji young lemas

“jika kau ingin menangis,,menangis lah malam ini,menagislah hingga kau tertidur,dan tidak meliahat kepergian ku,karena aku sangat merasa bersalah padamu,aku berbohong tentang aku akan menjaga mu,tentang aku kan menjadi ayah mu,,aku telah mengingkari semua janji ku,maafkan aku”young saeng pergi meniggalkan ji young.

Habis sudah..tak seorang pun anak panti asuhan yang tersisa setelah young saeng pergi tepat di hari ulang tahunnya pada tanggal 3 november,ia pergi tanpa mengatakan apapun,ia hanya tersenyum. Ibu shun hwa masih belum habis pikir mengapa kelima anaknya yang dulu begitu menolak untuk di adopsi,tiba-tiba saja dengan mudah pergi tanpa harus dibujuk,ia merasa begitu sedih, namun ia tau kehidupan mereka akan lebih baik jika mereka bersama dengan orang tua asuh mereka yang lebih mampu membiayai hidup mereka. Ibu shun hwa memutuskan untuk menjual panti asuhan itu untuk tinggal di rumah sederhana,karena panti yang begitu besar,terlalu luas jika hanya ada ia dan ji young. Ia menatap baik-baik panti itu sebelum ia tinggalkan , semua kata-kata terlintas di benaknya.

[hyung jun] “Ibu..terima kasih banyak atas semuanya, jangan menghawatirkan aku… suatu saat aku akan kembali untuk menemui ibu dan kakak-kakak ku dan aku..pasti akan baik-baik saja”

[kyu jong] “Aku sangat menyayangi kalian semua, kalau kita berkumpul lagi suatu saat nanti, aku akan memeluk kalian satu persatu”

[hyun joong] “Aku akan menjadi orang pertama yang bertemu dengan ibu lagi nanti, aku akan membawa adik-adik ku kembali,….ibu bisa pegang janji ku”

[jung min] “ibu jangan lupa selalu menyediakan wortel ya…karena aku pasti akan menemui mu lagi,aku akan menjambak rambut hyung jun jika bertemu dia lagi nanti, aku akan memeluk kyu jong,akan melempar hyun joong dengan kue cookies, aku akan mencubit pipi young saeng sampai merah,aku akan mencium pipi ji young, Dan ibu harus berjanji untuk tidak menagis saat melihatnya,hahahahah aku pergi,jangan rindukan aku”

ibu shun hwa dan ji young meninggalkan tempat itu

by : Erriska apryella hardman

Advertisements